Thailand Tingkatkan Kontrol atas Judi Online dan Pembajakan Selama Piala Dunia
Pengantar
Dalam upaya melindungi siaran eksklusif selama Piala Dunia FIFA 2026, pemerintah Thailand memperketat pengawasan terhadap praktik judi online ilegal dan pelanggaran hak cipta. Kementerian Ekonomi Digital dan Masyarakat memimpin inisiatif ini untuk menangkal kerugian ekonomi akibat aktivitas digital ilegal.
Strategi Utama
Diskusi Wakil Menteri Ekonomi Digital dan Masyarakat, Nan Boontida Somchai, bersama dengan Nawamin Prasopnet dari Mono Next Public Company Limited, melakukan pembahasan tentang strategi penanggulangan website ilegal yang terlibat dalam judi online dan pembajakan. Pertemuan ini menegaskan kerjasama antara pemerintah dan korporasi untuk mengatasi ancaman tersebut secara menyeluruh.
Pemblokiran dan Penghapusan Situs
Dari tanggal 10 hingga 24 Juni 2026, lembaga yang berperan dalam pemantauan situs ilegal berhasil menghalangi akses ke 12.671 URL yang berkaitan dengan pelanggaran hak cipta dan aktivitas judi. 4.496 URL dihapus berdasarkan putusan pengadilan, sementara lainnya diblokir melalui kolaborasi dengan sosial media ternama seperti Facebook, X, Instagram, dan YouTube.
Kolaborasi dengan Sektor Bisnis
Sebagai pemegang hak siar resmi untuk Piala Dunia dan Liga Primer Inggris, Mono Next berkomitmen mempercepat penghapusan pelanggaran hak cipta. Pengintegrasian data dan pengawasan cepat memungkinkan deteksi dan blokir platform ilegal segera setelah teridentifikasi.
Sumbangsih Sektor Swasta
Pertemuan ini juga menyoroti betapa pentingnya peran pihak swasta dalam mendukung usaha pemerintah. Dengan kerja sama harmonis bersama pusat pemantauan, Mono Next dapat meningkatkan efisiensi dalam mengidentifikasi dan menghapus situs ilegal. Hal ini menggambarkan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sektor bisnis dalam menjaga keamanan dunia digital dan kelancaran siaran olahraga.
Penutup
Thailand menempatkan keamanan digital sebagai prioritas, khususnya dalam event besar seperti FIFA World Cup 2026. Usaha kolektif ini diharapkan mengurangi dampak negatif dari aktivitas judi ilegal dan pembajakan, melindungi kepentingan ekonomi dan sosial negara.